This and That,

Jadi, beberapa bulan yang lalu saya sempat berminat untuk melakukan tantangan Hear & Write. Yaitu tantangan menulis dimana kita harus menulis secara spontan saat mendengarkan lagu yang diputar acak. Panjangnya tulisan pun tergantung durasi lagu dan kecepatan tangan. Minimal sebulan sekali, begitu saya meniatkan. Namun baru dua bulan berjalan dan saya sudah lupa meneruskan – terlalu sibuk dengan project Amora dan yang lainnya.

Continue reading

Advertisements

Satu Karcis Saja, Mungkin Dua

*postingan ini dibuat dalam rangka program “Hear and Write”

Satu Karcis Saja, Mungkin Dua?

By : Rainy Amanda

Terinspirasi dari lagu “Terlalu Lama Sendiri” oleh Kunto Aji

Sudah terlalu lama sendiri
Sudah terlalu lama aku asyik sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Sudah terlalu asyik sendiri
Sudah terlalu asyik dengan duniaku sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya

“Maaf, ya.”

Kumundurkan posisi dudukku, kemudian kurapatkan kedua kakiku menyamping ke kiri. Dua sosok berjalan melewatiku. Wajahnya tak bisa kukenali karena suasana yang gelap. Bahan celana jeans yang dikenakan oleh salah satu dari mereka menggesek lututku, membuatku semakin kesal.

Continue reading

Amora Siap Berjuang!

20150311_201355
Amora yang masih fresh banget baru dicetak. Sayang tinta merahnya mau abis, jadi ngepink gitu dianya… padahal harusnya fierce red 😛

Rasanya seperti mimpi. Tepat sebulan yang lalu saya panik karena novel Amora Menolak Cinta (judul sementara) tak kunjung beres, hari ini saya merampungkan versi final .01 dan mencetaknya. Besok, rencananya saya akan mulai mempersiapkan Amora untuk berjuang menembus penerbit.

Senangnya jangan ditanya. Luar biasa. Amora memang belum dilirik penerbit, apalagi dibukukan (tapi kalau dibukuin beneran gak nolak kok ya, Allah… amin! *ngarep*). Tapi saya memutuskan untuk merayakan perkembangan sekecil apapun 😀 😀 :D. Karena harapan biasanya akan melambung tinggi setelah ini (kemudian kembang-kempis seiring menunggu kabar penerbit dan terhempas ke tanah saat ditolak – bukan pesimis, realistis), jadi sebaiknya nikmati saja apa yang ada 😛

Continue reading