Keras Kepala.

Jadi beberapa minggu ini sempat merasa sedih karena draf novel Amora Menolak Cinta sudah mendapat dua penolakan dari penerbit yang berbeda. Sempat bertanya2 mengenai motif dan tujuan saya meniti jalan ini. Lalu mencoba mengkalibrasi ulang harapan yang entah sejak kapan bertumbuh subur, jauh di dalam lubuk hati.

Terkadang ambisi memang bisa menelusup tanpa kita sadari, merusak proses yang seharusnya dijalani dengan lapang dada. Tapi saya mencoba untuk kembali ingat, bahwa yang terpenting adalah saya bahagia menjalani hobi menulis saya ini, bukan pengakuan dari penerbit atau yang lainnya.

Lalu, hari ini, saya ke toko buku dan membeli buku yang satu ini tanpa banyak pertimbangan seperti biasanya :

20150717_210118

=))

Ternyata, saya lebih keras kepala dari yang saya bayangkan. Dan ternyata, saya sudah jatuh cinta melebihi dari yang saya duga.

Oh well, mari membaca!

Mandhut.

Advertisements

Project AD!

Lagi nunggu kabar dari penerbit soal Amora nih, kebat-kebit beberapa minggu ini antara semangat membara-redup-membara-redup, tapi sudahlah harus dijalani. Harus diterima.

*bertapa lagi*

Btw, sebenernya mau nerusin My Love G : Buku Dua sembari nungguin kabar Amora, tapi kapan itu saya pernah ada janji project pesenan orang yang belum terpenuhi gara2 ide mentok. Karena kepikiran terus (dan gak bisa ngapa2in karena kepikiran – berasa utang), saya memutuskan untuk mencoba meneruskan tulisan 3 chapter yang sempat mandeg. Mungkin tulis ulang, kayaknya sih udah pasti tulis ulang *anaknya galau*.

HUUUHH TULIS ULAANG BERASA BUANG2 UMUR

*banting keyboard ke bantal*

*takut rusak*

Continue reading

This and That,

Jadi, beberapa bulan yang lalu saya sempat berminat untuk melakukan tantangan Hear & Write. Yaitu tantangan menulis dimana kita harus menulis secara spontan saat mendengarkan lagu yang diputar acak. Panjangnya tulisan pun tergantung durasi lagu dan kecepatan tangan. Minimal sebulan sekali, begitu saya meniatkan. Namun baru dua bulan berjalan dan saya sudah lupa meneruskan – terlalu sibuk dengan project Amora dan yang lainnya.

Continue reading