Kemeja Biru

dcc9c38e392bbe5e8609f91a934e87ee--blue-flannel-shirt-blue-shirts

Aku tahu pasti atasan apa yang akan kau kenakan hari itu.

Kemeja bahan flanel bercorak kotak-kotak biru, dengan garis ungu, hijau, dan putih tipis yang saling bersilang siku.

Aku menuliskannya pada secarik kertas, lima menit sebelum kau datang pagi itu. Berpikir mungkin aku akan memberitahu seberapa jauh aku mengenalmu. Lalu aku menyadari bahwa ada dua hal lagi tentangmu yang bisa kuprediksi, dan aku mendadak ragu untuk mengaku.

Continue reading

Advertisements

Kepada Jejak Kopi

G18_CoffeeStains1-575x397
pic is taken from cleanipedia

Hai Jejak Kopi, apa kabarmu hari ini?

Aku titipkan surat ini pada dunia maya, berharap pesanku akan sampai kepadamu nun jauh di sana, tapi apa yang akan kukatakan ini terlalu memalukan, begitu malunya sampai aku tak kuasa menekan satu tombol yang akan menghubungkan kita.

Apakah kita terhubung Jejak Kopi? Apakah pikiranku dan pikiranmu terkoneksi?

Aku tak yakin, tapi sebelum kita membahas hal itu, apa kau mau dengar satu cerita?

Nama aslimu bukan Jejak Kopi.

Continue reading

Aneh.

*postingan ini dibuat dalam rangka program Hear & Write

Aneh

by Rainy Amanda

Oh simple thing, where have you gone?
I’m getting old and I need someone to rely on
So tell me when you’re gonna let me in
I’m getting tired and I need somewhere to begin

(Somewhere Only We Know by Lily Allen)

—-

Saya tahu dia gadis yang aneh.

Bahkan sebelum dia mengungkapkannya dengan sorot mata ragu, saya tahu. Saya tahu bahwa cara pikirnya tidak seperti manusia yang lain. Saya paham bahwa tindakannya tidak selalu bisa dimengerti orang awam. Saya tahu bahwa senyum tulusnya datang dari hati – hati yang sama yang menolak semua orang. Saya tahu bahwa di balik cerah sikapnya ada kegelapan sekelam malam.

Dan orang-orang menganggapnya aneh. Dia sendiri menjuluki dirinya aneh.

Di antara semua keanehan yang gadis itu lakukan, sikapnya pada saya adalah yang paling aneh.

Continue reading