Thought Process : Amora Menolak Cinta

Menindaklanjuti postingan sebelumnya, kali ini saya mau bercerita mengenai novel perdana yang baru saya rilis di bawah bendera self-published beberapa waktu lalu : Amora Menolak Cinta.

Mulai darimana, ya? Supaya mudah, bentuknya poin-poin saja ya 🙂 Nantinya akan ditambahkan kalau ada yang tertinggal 😀

Continue reading

Mau Novel Amora Menolak Cinta?

coveramora_sept2015 - Copy

Versi paperback (cetak, printed version) bisa dibeli lewat link berikut : Beli Amora Menolak Cinta via Bukalapak

Versi e-book sudah bisa didapatkan lewat portal Kobo di link berikut : Beli Amora Menolak Cinta di Kobo!

Silahkan tinggalkan pertanyaan terkait pembelian novel ini di kolom komen, ya 🙂 Semoga Amora bisa cepat bertandang ke hati kalian 😀 *gombal*

Met baca!

Rainy Amanda.

Amora Menolak Cinta – Chapter 3 “Estrogen Progesteron”

Amora Menolak Cinta – Chapter Map

3

Estrogen Progesteron


“Jadi, abis ini jangan langsung pada pulang dulu, ya. Ada kumpul bentar setelah maghrib. Senior mau ngomongin soal materi dan jadwal diklat himpunan.”

Seruan dan gumaman yang bernada tak senang datang dari segala arah, memprotes Alif yang sedang memberikan pengumuman di depan kelas.

Semua tahu bahwa yang dimaksud dengan ‘Diklat Himpunan’ adalah ospek jurusan. Tapi dikarenakan peraturan universitas yang melarang keras perploncoan dalam bentuk apapun, senior lebih suka menyebutnya sebagai acara latih kepemimpinan untuk bergabung dengan HIMBI—kependekan dari Himpunan Biologi, kepengurusan mahasiswa Biologi Universitas Negeri Bandung.

Continue reading